Sunday, April 17, 2011

Monas Berlumpur

Hari ini sore hari sudah turun hujan. Yah, cuma hujan sesaat hanya sekedar membasahi bumi yang cukup kering sejak kemarini ini. Memang di zaman ini cuaca sangat sulit diprediksi. Kadang terlihat mendung tapi tak kunjung turun hujan. Kadang malah terang benderang tapi bersamaan itu turun hujan. Benar-benar keadaan cuaca yang aneh, apalagi di Jakarta tempatku ini. Musim pun tak sesuai dengan prakiraan seperti dulu. Musim kering bisa turun hujan terus menerus selama beberapa hari. Musim hujan pun terkadang malah kering tak ada air turun dari langit. 

Cukup membahas keanehan keadaan alam yang terjadi. Yang ingin aku bahas sebenarnya bahwa malam ini aku dan beberapa teman kantor berencena main ke MONAS. Kami sepakat mau main bola di sana. Kami bertolak sekitar jam 10 malam. Sampai di MONAS sekitar 22.30 tapi baru dapat spot yang -kami sepakati- cukup tepat untuk main bola sekitar jam 11 malam. Spot yang kami pilih cukup strategis, strategis karena cukup jauh dari kerumunan orang jadi tidak terlalu takut kena orang kalau menendang bola,  tapi juga cukup berlumpur. Alhasil kami berenam -Alfi, Anank, Aziz, Kasim, Kholiq, Triono- main bola dengan sedikit tragedi lumpur. 

Sekitar 01.30 Triono sudah meminta segera pulang -ke kantor yang kami sebut tempat pulang- meski badan belum capek tapi cukup berkeringat, yang jelas badan dan pakaian kami belepotan lumpur akibat berbagai tragedi. Tapi kami semua baru sampai di kantor sekitar jam 2 dini hari. Itu karena kami semua diajak melihat-lihat 'aktivitas jablay' di beberapa tempat oleh Aziz. "Gila juga usulan tuh anak", pikirku. Salah satu dari kami -Kholiq- ternyata iseng juga godain jablay di pinggir jalan. Aneh bin ajaib juga tuh orang, hehe. 

Udah ah, nyampe kantor kita cuma beli gorengan terus makan gorengan sambil nonton pertandingan yang disiarkan beberapa stasiun TV. Setelah itu masing-masing kami istirahat menrut cara masing-masing. Dan aku pun segera menuju laptopku dan menulis cerita ini. 

Jakarta Selatan, 17 April 2011

No comments: