Akhirnya tugasku bangunin dia sukses. Dia berterima kasih, yah memangnya mau apa lagi. Terasa ada yang aneh, tapi ya sudahlah lagipula setelah ini dia akan lebih capek dengan latihan yang dimulai lebih pagi. Aku cuma bisa support dia dari sini. Toh aku yakin dia juga masih punya motifnya sendiri. Sekedar perasaanku atau memang akhir-akhir ini aku lebih dekat dengannya dibanding dulu, apalagi dibanding aku naksir dia saat masih sekolah dulu.
Habis bangunin dia, nggak lama berselang serangan rasa kantuk yang luar biasa melandaku. Untungnya aku masih sanggup bertahan sampai aku sholat Shubuh. setelah itu aku segera pindah gedung agar tidurku lebih nyaman. Tapi anehnya setelah sampai di gedung sebelah, serangan rasa kantuk yang dari tadi datang tiba-tiba saja menghilang. Aneh bin ajaib, tapi ya sudahlah. Dan bahkan sampai saat aku menulis postingan ini aku masih belum bisa tertidur.
Jakarta Selatan, 17 April 2011
No comments:
Post a Comment